ARTIKEL WAWASAN KEBANGSAAN




WAWASAN KEBANGSAAN
Kelemahan dan kelebihan Presiden Republik Indonesia



Jika membandingkan tujuh presiden yang telah memimpin negeri ini, semuanya mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing. Jadi tidak adil rasanya jika ada yang mengklaim masa presiden A lebih baik dari masa presiden B, mengklaim bahwa presiden B lebih baik dari presiden E dan seterusnya. Mungkin akan lebih adil jika diuraikan terlebih dahulu kelebihan dan kelebihan dari masing-masing presiden. Dengan begitu tidak sekedar main klaim, yang ujung-ujungnya tidak adil, karena ada yang merasa dirugikan dengan klaim tersebut.

Presiden A nilainya B, Presiden B nilainya C+, presiden C nilainya C, presiden D nilainya D, presiden E nilainya E. Orang yang kebetulan senang dengan kepemimpinan seorang presiden akan memberikan penilaian yang baik, begitu juga sebaliknya orang yang benci akan memberikan penilaian buruk. Orang yang mengidolakan seorang presiden akan membela mati-matian ketika presiden yang jadi idola dinilai negatif oleh orang lain. Memberikan penilaian dan membanding-badingkan itu mungkin mudah. Tapi apakah dalam membandingkan satu dengan yang lainnya sudah adil? Atau hanya didasari oleh kebencian dan kecintaan saja, tanpa mencermati kelebihan dan kelemahan masing-masing.

Indonesia telah merdeka sejak tahun 1945 dari kemerdekaan tersebut indonesia telah berganti-ganti pemerintahan. Beberapa kalangan membagi pemerintahan indonesia menjadi tiga jaman, zaman orde lama yang pemerintahannya dipimpin oleh Ir. Soekarno, zaman orde baru yang pemerintahannya dipimpin oleh  Soeharto, dan zaman reformasi yang telah berganti lima kali masa pemerintahan yang dipimpin BJ. Habibie, Abdurrahman wahid, Megawati Sukarno Putri,Susilo Bambang Yudhiyono dan bapak Jokowi masing-masing presiden memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam memimpin Republik Indonesia.

Saya mulai dari penguasa orde lama, presiden Soekarno atau sering disapa bung Karno. Kelebihan beliau yaitu baliau adalah Presiden yang penuh karisma,pintar berpidato dantegas terhadap bangsa asing. Sedangkan kelemahan beliau yaitukurang dalam hal pengetahuan ekonomi, saat itu rupiah mengalami inflasi terbesar dalam sejarah yakni 300 %, hal tersebut dimanfaatkan pak Harto untuk melakukan kudeta.

Selanjutnya penguasa orde baru, presiden Soeharto, atau lebih sering disapa pak harto. Kelebihan beliau yaitu ketegasan beliau tidak diragukan lagi, tidak usahbanyak basa-basi, tapi langsung door, ditempak penembak misterius ataupun diculik.Situasi politik sangat aman, nyaman dan kondusif saat itu.Ekonomi Indonesia mengalami masa jaya-jayanya pada tahun 1980 an. Sukses dengan program REPELITA-nya (Rencana Pembangunan Lima Tahun). Pernah swasembada pangan, sukses program transmigrasi. Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia dan sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta roduk dalam negeri.

Sedangkan kelemahan masa kepemimpinan pak Harto yaitu karena terlalu lama berkuasa sehingga beliau menganggap RI sebagai milik pribadi dimana semua pejabat berasal dari keluarga dan kerabat dekatnya.Korupsi, Kolusi dan Nepetisme (KKN) menjadi-jadi terutama di tahun 1990 an. Tak menghargai HAM, dan menebar isu rasial, anehnya beliau jatuh juga akibat terbakar isu rasial yang dia mulai. Pembangunan Indonesia yang tidak merata dan timbulnya kesenjanganpembangunan antara pusat dan daerah, sebagian disebabkan karena kekayaandaerah sebagian besar disedot ke pusat.Munculnyarasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karenakesenjanganpembangunan, terutama di Aceh dan Papua. kecemburuan antara penduduk setempat dengan para transmigran yangmemperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar padatahun-tahun pertamanya. Bertambahnya kesenjangan sosial (perbedaan pendapatan yang tidak meratabagi si kaya dan si miskin). Kritik dibungkam dan oposisi diharamkan. Kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyak koran dan majalah yangdibreidel. Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program"Penembakan Misterius" (Petrus).

Masuk masa reformasi, yang pertama presiden BJ Habibie. Kelebihanbeliau yaitu beliau adalah seorang yang pekerja keras, dalam pemerintahannya yang hanya berlangsung 1 tahunan telah melahirkan puluhan undangundang dan peraturan baru.Menurunkan dollar dari Rp 15.000 ke level Rp 6.000. Sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau kurang tegas, walaupun pintar tetapi kurang dalam hal memimpin, kurang kharismatik. Timor timur lepas dari NKRI.

Kedua, presiden KH. Abdurahman Wahid atau sering disapa Gur Dur. Kelebihan beliau yaitu beliau sangat terbuka dan open mind, boleh dibilang beliau presiden yang paling demokratis di dunia. Sedangkan kelemahanbeliau yaitu beliau terlalu menganggap remeh. Keterbatasan fisik beliau sehingga dimanfaatkan orang terdekat untuk berbuat curang. Sering keluar negeri dan kadang juga pemarah.

Ketiga, presiden Megawati, kelebihan beliau adalah presiden wanita pertama, presiden yang satu-satunya bersifat lembut, presiden yg selalu mengingati rakyatnya tentang perjuangan Ayahnya (Soekarno). Bersifat ke-Ibuan. Sedangkan kekurangan beliau yaitu beliau menganggap korupsi sebagai hal biasa dan bisa ditolerir, kurang pintar berpidatokurang tegas.

Ke empat presiden Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY). Kelebihan beliau yaitu upaya penangkapan teroris, kedamaian aceh dan kestabilan politik bolehlah.Berkat SBY, Indonesia lebih dihargai bangsa asing setelah sekian lama diembargo.Presiden pertama yg menangkap koruptor kelas kakap, walaupun masih banyak yang belum tertangkap.Pintar dalam berpidato.Kestabilan ekonomi, setidaknya untuk masa sekarang.Sangat pintar dalam mengatasi opsisinya, sehingga dikenal sebagaiSoft Power oleh bangsa luar.

Sedangkan kelemahan beliau yaitu beliau terlalu menjaga imej, kurang tegas apabila ada keputusan yg bisa menjatuhkan imejnya.Terlalu mencari aman, mau bersekutu dan bergabung dengan partai apa saja selama partai tersebut mau mendukungnya tidak peduli itu koruptor, penghianat atau apa.Kebebasan umat beragama terusik.kepastian hukum belum sepenuhnya terwujud, masih maraknya korupsi, birokrasi yang dianggap belum mencerminkan good governance, kerusakan lingkungan hidup, infrastruktur yang masih kurang memadai, serta biaya politik yang masih tinggi, terutama dalam pilkada. Masa kepemimpinan Presiden SBY juga tercatat, gangguan terhadap kerukunan dan toleransi serta sejumlah aksi kekerasan yang mengganggu keamanan dan ketertiban publik masih kerap dijumpai.

Terakhir Presiden Jokowi, Berdasarkan hasil survei Polmark Indonesia‎, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi mencapai 75,8 persen. Kinerja yang paling dianggap memuaskan yakni terkait pembangunan dalam sektor infrastruktur.

Dalam 5 tahun kepemimpinannya, Jokowi banyak mempercepat pembangunan infrastruktur, seperti jalan penghubung di sejumlah daerah hingga pembangunan bandar udara.

Kelemahan Presiden Jokowi:

1. Masalah kondisi ekonomi di Indonesia
Masalah ekonomi saat ini sering menjadi sorotan oposisi. Apalagi pada musim kampanye. Soal rupiah misalnya, pemerintahan Jokowi dinilai tidak mampu mengendalikan pelemahan rupiah terhadap dolar. Bahkan sudah tembus Rp 15 ribu.
Politikus Partai Gerindra, Bambang Haryo mengkritik pemerintah yang selalu mengatakan kondisi ekonomi baik-baik saja. Padahal, menurutnya kondisi saat ini sudah mengkhawatirkan. Selain soal rupiah, juga soal impor pangan cukup tinggi. Seperti komoditas kedelai, jagung, gula hingga beras.

2. Masalah ketidakadilan hukum
Dalam bidang hukum juga mendapat sorotan. Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengkritik ketidakadilan hukum di masa jabatan Jokowi. Menurutnya, penegakan hukum dianggap tak adil, termasuk pemberantasan korupsi yang dinilai ada tebang pilih. 

3. Masalah tenaga kerja asing
Isu tenaga kerja asing juga ramai dibicarakan. Wakil Ketua Komisi V DPR dari Fraksi PKS Sigit Sosiantomo menyesalkan kebijakan Jokowi tentang tenaga kerja asing. Sebelumnya, Jokowi menandatangani Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Menurutnya, perpres itu berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Selanjutnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi (Jaskon), Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.



Setelah melihat kelebihan dan kelemahan masing-masing, jika memang ingin menilai, dan dirasa sudah adil, maka saya pikir tidak masalah. Setiap orang mempunyai penilaian masing-masing, tidak boleh memaksakan hasil penilaian kita terhadap orang lain. Yang penting tidak hanya didasari oleh rasa kebencian dan kecintaan saja, biar terasa adil.






video presentasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisi : Kerendahan Hati

Apa itu BMR, NEAT, EAT, TEF dan TDEE?

Kecerdasan: Dari Data Hingga Kebijaksanaan